Skip to main content

Dehidrasi Saat Puasa, Sebaiknya Batal Atau Lanjut?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

dehidrasi-haus-doktersehat

DokterSehat.Com– Rasa haus adaah salah satu hal yang pasti kita rasakan saat menjalankan ibadah puasa. Adanya aktivitas fisik yang berat atau suhu udara yang sangat panas, terkadang kita tak hanya merasakan haus, melainkan dehidrasi. Mengingat dehidrasi bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh, apakah kita sebaiknya membatalkan puasa jika sudah mulai merasakannya?

Penyebab Dehidrasi Saat Puasa

Dehidrasi terjadi saat tubuh kita mengalami kekurangan cairan. Tak hanya menimbulkan rasa haus, kondisi ini bisa mempengaruhi fungsi organ-organ tubuh dan sirkulasi darah.

Kondisi ini tidak akan mudah terjadi jika kita menerapkan pola makan dan minum yang baik saat sahur atau setelah berbuka, namun jika kita tidak sempat sahur misalnya, risiko untuk terkena kondisi ini saat berpuasa akan meningkat.

Dehidrasi juga bisa muncul jika kita berolahraga di pagi hari, bukannya di sore hari atau dekat dengan waktu berbuka. Selain itu, jika kita mengalami diare, muntaber, mengalami mabuk perjalanan, berkeringat parah, atau menderita diabetes, risiko untuk mengalami kondisi ini juga akan naik.

Sehidrasi Saat Puasa, Berbahayakah?

Jika kita hanya mengalami dehidrasi ringan yang memicu rasa haus, biasanya tidak akan memicu dampak yang cukup parah bagi kesehatan, apalagi jika kita sudah minum air dengan cukup saat sahur.

Jika kita mengalami dehidrasi parah, bisa jadi kondisi kesehatan akan semakin menurun. Bahkan, dalam beberapa kasus, memaksakan diri untuk terus berpuasa meski sudah mengalami dehidrasi parah bisa memicu kematian!

Hal ini disebabkan oleh terganggunya fungsi ginjal akibat minimnya cairan tubuh. Bahkan, bisa jadi hal ini akan menyebabkan gangguan pencernaan atau kerusakan otot, hingga kehilangan kesadaran.

Seperti apa gejala dehidrasi yang dianggap berbahaya? Jika kita hanya mengalami gejala seperti haus, bibir kering, badan lemas, dan perubahan warna air seni menjadi kekuningan, biasanya hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena setelah berbuka akan pulih dengan sendirinya.

Hanya saja, jika dehidrasi bisa membuat kita mengalami peningkatan denyut jantung, peningkatan napas, sulit berpikir, linglung dan meracau, kepala pusing dengan hebat, kulit yang tidak bisa kembali ke posisi semula saat dicubit, hingga kejang atau hilang kesadaran, mau tidak mau kita harus membatalkan puasa demi mencegah dampak lebih parah.

Cara Mencegah Dehidrasi Saat Puasa

Seperti yang kita tahu, ada banyak manfaat puasa bagi kesehatan, namun jika kita tidak menerapkan pola makan dan minum yang sehat, bisa jadi akan menyebabkan dampak buruk seperti dehidrasi. Sebagai contoh, jika kita tidak mencukupi kebutuhan air putih dalam sehari saat sahur, misalnya, maka risiko untuk terkena dehidrasi akan meningkat.

Jika saat sahur kita mengonsumsi minuman berkafein seperti teh, kopi, atau minuman bersoda, maka risiko untuk terkena dehidrasi juga akan meningkat mengingat minuman ini bersifat diuretik atau memicu peningkatan frekuensi buang air kecil yang tentu akan menurunkan kadar cairan tubuh. Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi garam juga bisa memberikan dampak yang sama.

Jika kita beraktivitas di tempat yang panas, cobalah untuk memakai pelembab bibir atau pelembab kulit. Pakailah pakaian yang bisa melindungi dari panas matahari secara langsung dan sering-seringlah berada di tempat yang teduh demi mencegah dehidrasi.

Apabila sedang mengalami diare, muntaber, demam berdarah, atau tifus, sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk memastikan apakah kita masih bisa menjalankan puasa atau tidak mengingat penyakit-penyakit ini bisa memicu kekurangan cairan tubuh. Jika dokter tidak mengizinkan, sebaiknya kita mematuhinya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Comments

Popular posts from this blog

Green Coffee untuk Diet, Benarkah Efektif?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Green coffee untuk diet? Ya, green coffee atau kopi hijau mungkin sudah tidak asing lagi bagi beberapa pelaku diet menurunkan berat badan. Mengkonsumsi green coffee dipercaya dapat menurunkan berat badan secara efektif tanpa perlu berolahraga maupun mengubah pola makan. Benarkah demikian? Lantas, apa itu green coffee atau kopi hijau? Seberapa efektif green coffee untuk diet? Green Coffee untuk Diet, Kok Bisa? Banyak dari Anda yang mungkin bingung mendengar nama kopi hijau. Memangnya ada kopi berwarna hijau? Sebenarnya, g reen coffee atau kopi hijau adalah biji kopi yang belum melalui proses pemanggangan (roasting), sehingga warnanya masih hijau alih-alih coklat kehitaman. Biji kopi yang masih ‘mentah’ atau disebut green coffee memiliki kadar asam klorogenik yang lebih tinggi daripada biji kopi yang sudah dipanggang. Hal ini tak lain karena proses pemanggangan tersebut secara otomatis m...

Analisis Sperma: Pengertian, Prosedur, Hasil

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Ketidaksuburan sering kali dikaitkan dengan wanita. Padahal dalam hal menghasilkan keturunan faktor dari pria atau kesuburan pria juga memengaruhi. Salah satu cara untuk memastikan kesuburan pria adalah dengan cara melakukan analisis sperma. Berikut adalah berbagai hal yang perlu diketahui tentang analisis sperma. Apa Itu Analisis Sperma? Analisis sperma adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk memastikan normal atau tidaknya sperma. Pemeriksaan analisis sperma umumnya dilakukan pada pria yang memiliki pasangan yang sulit untuk hamil dan merupakan bagian dari tes kesuburan. Selain itu, analisis sperma juga dapat dilakukan pada pria yang menjalani vasektomi untuk menentukan apakah operasi tersebut berhasil atau tidak. Pemeriksaan analisis sperma menggunakan sampel semen atau cairan mani. Sampel air mani akan dikumpulkan dalam sebuah wadah steril untuk kemudian diperiksa di laboratorium...

Astaxanthin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Antioksidan bisa ditemukan di dalam vitamin A (beta-karoten), vitamin C, dan vitamin E. Namun, tahukah Anda bahwa ada zat yang memiliki kekuatan antioksidan jauh lebih banyak dari zat-zat tersebut? Zat tersebut adalah Astaxanthin. Apa itu Astaxanthin? Apa saja manfaat Astaxanthin? Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat Astaxanthin termasuk informasi tentang bentuk sediaan Astaxanthin, kandungan Astaxanthin, harga Astaxanthin, manfaat Astaxanthin, indikasi Astaxanthin, kontraindikasi Astaxanthin, dosis Astaxanthin, dan efek samping Astaxanthin. Rangkuman Informasi Astaxanthin Nama Astaxanthin Golongan Obat Suplemen Bentuk Sediaan Oral (softgel dan sirup) dan topikal (krim kulit) Nama dagang Astaxanthin, Astatin, Asthin Force, Truxanthin, Renewskin, dan lainnya Harga Rp40.000-300.000 per dus (30 kapsul), Rp130.000 per botol, dan Rp180.000-250.000 per pot Manfaat Meningka...