Skip to main content

Berbahayakah Minum Es Teh Manis untuk Buka Puasa?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

es_teh_manis_doktersehat_1
Photo Source: Mr.Tin DC

DokterSehat.Com– Salah satu minuman yang paling populer di Indonesia adalah es teh manis. Minuman ini bisa ditemukan di warung-warung, restoran, atau dibuat sendiri di dalam rumah. Rasanya yang menyegarkan seringkali dianggap cocok untuk dijadikan minuman berbuka puasa. Hanya saja, apakah tidak apa-apa jika kita langsung minum es teh manis untuk berbuka?

Dampak minum es teh manis saat buka puasa

Meskipun bisa memberikan kesegaran dan mengatasi rasa haus dengan seketika setelah berjam-jam tidak mengonsumsi makanan atau minumam apapun, pakar kesehatan ternyata sama sekali tidak merekomendasikan es teh manis sebagai minuman pertama yang dikonsumsi saat berbuka puasa. Mereka lebih merekomendasikan air putih atau air hangat yang bisa mencegah datangnya sakit tenggorokan.

Bahkan, jika kita memilih untuk mengonsumsi teh manis hangat, hal ini dianggap jauh lebih baik dibandingkan dengan es teh manis karena justru akan membuat tenggorokan menjadi lebih nyaman saat berbuka.

Lantas, bagaimana dengan adanya kandungan gula di dalam minuman ini? Pakar kesehatan menyebut orang sehat tidak masalah mengonsumsi teh manis hangat karena saat puasa biasanya kadar gula darah turun dengan signifikan. Meminumnya saat berbuka diharapkan justru bisa mengembalikan keseimbangan kadar gula darah. Hanya saja, bagi penderita diabetes, konsumsi teh manis memang sebaiknya dihindari karena tubuhnya tidak bisa mengendalikan kadar gula darah dengan normal.

Satu hal yang pasti, setelah mengonsumsi minuman manis, kita sebaiknya tidak keterusan mengonsumsi makanan manis seperti kue atau biskuit. Jika kita melakukannya saat berbuka, bisa jadi hal ini akan memicu peningkatan berat badan dengan signifikan.

Minum es teh manis jangan kebanyakan

Jika kita memang sudah terbiasa mengonsumsi es teh manis saat berbuka puasa, pakar kesehatan menyarankan kita untuk mulai menurunkan frekuensi meminumnya. Selain itu, meskipun kita bisa merasakan kesegaran yang luar biasa setelah meminumnya, sebaiknya menahan diri untuk tidak mengonsumsi es teh manis terlalu banyak.

Selain bisa menyebabkan perut kembung karena kebanyakan minum, terlalu banyak minum es teh manis dikhawatirkan juga bisa menyebabkan masalah pada organ ginjal. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan asam oksalat di dalam teh. Jika dikonsumsi terlalu banyak, dikhawatirkan kandungan ini akan mengendap di dalam ginjal dan akhirnya meningkatkan risiko terkena batu ginjal yang menyakitkan.

Hal ini berarti, jika kita sedang berbuka dengan mengonsumsi es teh manis, sebaiknya membatasi minuman ini sekitar satu atau dua gelas saja agar tidak terlalu banyak.

Jangan sembarangan membeli es teh manis

Selain membatasi konsumsinya agar tidak berlebihan, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak sembarangan membeli es teh manis karena bisa jadi minuman ini bisa memicu diare. Hanya saja, pemicunya bukanlah teh yang sebenarnya termasuk dalam minuman sehat dan tinggi nutrisi, melainkan karena penggunaan es batu yang bisa jadi kurang higienis.

Jika kita membeli es teh manis di pedagang kaki lima atau warung-warung yang menggunakan es yang dibuat dari air mentah atau belum dimasak, bisa jadi kita akan menelan berbagai macam bakteri yang bisa memicu gangguan pencernaan seperti diare. Salah satu bakteri tersebut adalah vibrio cholera.

Masalahnya adalah banyak penjual minuman yang berpikir jika es batu dari air mentah aman untuk dikonsumsi. Padahal, bakteri di dalam air mentah ini tidak akan mati dan masuk ke dalam tubuh kita setelah diminum sehingga bisa menyebabkan masalah kesehatan ini.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Comments

Popular posts from this blog

Green Coffee untuk Diet, Benarkah Efektif?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Green coffee untuk diet? Ya, green coffee atau kopi hijau mungkin sudah tidak asing lagi bagi beberapa pelaku diet menurunkan berat badan. Mengkonsumsi green coffee dipercaya dapat menurunkan berat badan secara efektif tanpa perlu berolahraga maupun mengubah pola makan. Benarkah demikian? Lantas, apa itu green coffee atau kopi hijau? Seberapa efektif green coffee untuk diet? Green Coffee untuk Diet, Kok Bisa? Banyak dari Anda yang mungkin bingung mendengar nama kopi hijau. Memangnya ada kopi berwarna hijau? Sebenarnya, g reen coffee atau kopi hijau adalah biji kopi yang belum melalui proses pemanggangan (roasting), sehingga warnanya masih hijau alih-alih coklat kehitaman. Biji kopi yang masih ‘mentah’ atau disebut green coffee memiliki kadar asam klorogenik yang lebih tinggi daripada biji kopi yang sudah dipanggang. Hal ini tak lain karena proses pemanggangan tersebut secara otomatis m...

Analisis Sperma: Pengertian, Prosedur, Hasil

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Ketidaksuburan sering kali dikaitkan dengan wanita. Padahal dalam hal menghasilkan keturunan faktor dari pria atau kesuburan pria juga memengaruhi. Salah satu cara untuk memastikan kesuburan pria adalah dengan cara melakukan analisis sperma. Berikut adalah berbagai hal yang perlu diketahui tentang analisis sperma. Apa Itu Analisis Sperma? Analisis sperma adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk memastikan normal atau tidaknya sperma. Pemeriksaan analisis sperma umumnya dilakukan pada pria yang memiliki pasangan yang sulit untuk hamil dan merupakan bagian dari tes kesuburan. Selain itu, analisis sperma juga dapat dilakukan pada pria yang menjalani vasektomi untuk menentukan apakah operasi tersebut berhasil atau tidak. Pemeriksaan analisis sperma menggunakan sampel semen atau cairan mani. Sampel air mani akan dikumpulkan dalam sebuah wadah steril untuk kemudian diperiksa di laboratorium...

Astaxanthin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Antioksidan bisa ditemukan di dalam vitamin A (beta-karoten), vitamin C, dan vitamin E. Namun, tahukah Anda bahwa ada zat yang memiliki kekuatan antioksidan jauh lebih banyak dari zat-zat tersebut? Zat tersebut adalah Astaxanthin. Apa itu Astaxanthin? Apa saja manfaat Astaxanthin? Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat Astaxanthin termasuk informasi tentang bentuk sediaan Astaxanthin, kandungan Astaxanthin, harga Astaxanthin, manfaat Astaxanthin, indikasi Astaxanthin, kontraindikasi Astaxanthin, dosis Astaxanthin, dan efek samping Astaxanthin. Rangkuman Informasi Astaxanthin Nama Astaxanthin Golongan Obat Suplemen Bentuk Sediaan Oral (softgel dan sirup) dan topikal (krim kulit) Nama dagang Astaxanthin, Astatin, Asthin Force, Truxanthin, Renewskin, dan lainnya Harga Rp40.000-300.000 per dus (30 kapsul), Rp130.000 per botol, dan Rp180.000-250.000 per pot Manfaat Meningka...