Skip to main content

7 Penyebab Tubuh Lesu Seharian. Waspada Diabetes!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

penyebab-badan-lemas-doktersehat

DokterSehat.Com– Banyak orang yang mengaku mengalami sensasi lesu seharian. Meskipun sudah mendapatkan waktu tidur yang cukup dan makan dengan teratur, mereka merasa tubuh kurang berenergi, susah berkonsentrasi, dan bahkan mengalami gangguan suasana hati. Sebenarnya, apa penyebab dari kondisi lemah dan lesu seharian ini?

Berbagai penyebab tubuh lesu seharian

Meski terlihat sebagai hal yang wajar, pakar kesehatan menyebut lesu seharian, apalagi jika hal ini sering terjadi sebagai tanda dari adanya masalah kesehatan yang sebaiknya harus diperiksakan ke dokter.

Berikut adalah berbagai macam penyebab tubuh lesu seharian yang wajib untuk diwaspadai.

  1. Diabetes

Pakar kesehatan menyebut tubuh yang lesu dan kurang berenergi hingga membuat kita cenderung mengantuk bisa jadi adalah tanda dari diabetes. Hal ini disebabkan oleh penyakit ini yang bisa membuat tubuh kesulitan untuk mengolah gula darah menjadi energi akibat tidak diproduksinya hormon insulin dengan cukup. Tanpa adanya sumber energi, tubuh tentu akan mudah lesu seharian, bukan?

Jika kita sering mengalaminya, apalagi hingga membuat tubuh sangat mengantuk dan ingin tidur di jam-jam sebelum makan siang, sebaiknya segera memeriksakan kondisi gula darah untuk memastikan apakah penyebabnya adalah diabetes atau tidak.

  1. Anemia

Masalah kesehatan lain yang bisa menyebabkan gejala tubuh yang lemas dan lesu seharian adalah anemia. Penyakit yang sering disebut sebagai kurang darah ini sebenarnya adalah kondisi tubuh yang kekurangan sel darah merah. Beberapa gejalanya adalah badan yang lemas, mudah lelah, mengantuk seharian, wajah yang terlihat pucat, dan kurang berkonsentrasi.

Selain mengonsumsi suplemen, perbaikan pola makan biasanya bisa membantu mengatasi masalah kesehatan ini.

  1. Masalah pada tiroid

Masalah pada kelenjar tiroid yang membuat jumlah tiroid berlebihan atau kurang dari normal ternyata juga bisa menyebabkan gejala lesu dan lemas seharian. Kita harus mewaspadai gejala lain dari masalah kesehatan ini seperti keringat berlebihan, gangguan pencernaan, dan kecenderungan untuk mudah mengantuk meski sudah mendapatkan waktu tidur yang cukup.

  1. Depresi

Ternyata, gangguan kesehatan psikis juga bisa membuat kita lemah dan lesu seharian. Jika kita mengalaminya akibat berbagai masalah kehidupan, maka kita akan mengalami gejala-gejala seperti malas beranjak dari tempat tidur, gangguan tidur, merasa sedih dengan berlebihan, hingga meningkatnya keinginan untuk mengalami bunuh diri, bisa jadi kita memang mengalami depresi dan harus meminta bantuak dokter atau psikolog untuk mengalaminya.

Jika kondisi ini dibiarkan, tak hanya akan membuat masalah kesehatan mental semakin memburuk, namun juga akan memicu datangnya peradangan dan masalah kesehatan lain yang jauh lebih serius.

  1. Sleep apnea

Sleep apnea atau henti napas saat tidur sering dianggap sebagai masalah mendengkur. Padahal, masalah kesehatan ini jauh lebih parah. Mereka yang mengalaminya cenderung mudah terbangun saat tidur malam sehingga akhirnya mengalami masalah kurang tidur. Hal inilah yang kemudian menyebabkan sensasi tubuh yang lesu dan lemah seharian.

  1. Gangguan pada jantung

Jangan salah, bisa jadi tubuh yang lesu dan lemah seharian adalah tanda dari masalah pada jantung. Jika jantung semakin melemah dan tidak mampu memompa darah dengan normal, maka akan ada banyak organ atau jaringan tubuh yang tidak mendapatkan darah yang kaya akan nutrisi dan oksigen. Sebagai contoh, jika yang kekurangan darah adalah otak, maka kita pun akan mudah mengantuk, sulit berpikir, dan lesu seharian.

  1. Mengalami infeksi

Beberapa jenis infeksi yang disebabkan oleh virus Epstein-barr atau yang memicu penyakit lyme ternyata bisa memicu masalah lesu dan lemah berlebihan sehingga membuat kita tidak bisa beraktivitas dengan normal.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Comments

Popular posts from this blog

Green Coffee untuk Diet, Benarkah Efektif?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Green coffee untuk diet? Ya, green coffee atau kopi hijau mungkin sudah tidak asing lagi bagi beberapa pelaku diet menurunkan berat badan. Mengkonsumsi green coffee dipercaya dapat menurunkan berat badan secara efektif tanpa perlu berolahraga maupun mengubah pola makan. Benarkah demikian? Lantas, apa itu green coffee atau kopi hijau? Seberapa efektif green coffee untuk diet? Green Coffee untuk Diet, Kok Bisa? Banyak dari Anda yang mungkin bingung mendengar nama kopi hijau. Memangnya ada kopi berwarna hijau? Sebenarnya, g reen coffee atau kopi hijau adalah biji kopi yang belum melalui proses pemanggangan (roasting), sehingga warnanya masih hijau alih-alih coklat kehitaman. Biji kopi yang masih ‘mentah’ atau disebut green coffee memiliki kadar asam klorogenik yang lebih tinggi daripada biji kopi yang sudah dipanggang. Hal ini tak lain karena proses pemanggangan tersebut secara otomatis m...

Analisis Sperma: Pengertian, Prosedur, Hasil

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Ketidaksuburan sering kali dikaitkan dengan wanita. Padahal dalam hal menghasilkan keturunan faktor dari pria atau kesuburan pria juga memengaruhi. Salah satu cara untuk memastikan kesuburan pria adalah dengan cara melakukan analisis sperma. Berikut adalah berbagai hal yang perlu diketahui tentang analisis sperma. Apa Itu Analisis Sperma? Analisis sperma adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk memastikan normal atau tidaknya sperma. Pemeriksaan analisis sperma umumnya dilakukan pada pria yang memiliki pasangan yang sulit untuk hamil dan merupakan bagian dari tes kesuburan. Selain itu, analisis sperma juga dapat dilakukan pada pria yang menjalani vasektomi untuk menentukan apakah operasi tersebut berhasil atau tidak. Pemeriksaan analisis sperma menggunakan sampel semen atau cairan mani. Sampel air mani akan dikumpulkan dalam sebuah wadah steril untuk kemudian diperiksa di laboratorium...

Astaxanthin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Antioksidan bisa ditemukan di dalam vitamin A (beta-karoten), vitamin C, dan vitamin E. Namun, tahukah Anda bahwa ada zat yang memiliki kekuatan antioksidan jauh lebih banyak dari zat-zat tersebut? Zat tersebut adalah Astaxanthin. Apa itu Astaxanthin? Apa saja manfaat Astaxanthin? Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat Astaxanthin termasuk informasi tentang bentuk sediaan Astaxanthin, kandungan Astaxanthin, harga Astaxanthin, manfaat Astaxanthin, indikasi Astaxanthin, kontraindikasi Astaxanthin, dosis Astaxanthin, dan efek samping Astaxanthin. Rangkuman Informasi Astaxanthin Nama Astaxanthin Golongan Obat Suplemen Bentuk Sediaan Oral (softgel dan sirup) dan topikal (krim kulit) Nama dagang Astaxanthin, Astatin, Asthin Force, Truxanthin, Renewskin, dan lainnya Harga Rp40.000-300.000 per dus (30 kapsul), Rp130.000 per botol, dan Rp180.000-250.000 per pot Manfaat Meningka...