Skip to main content

5 Makanan Terburuk untuk Dikonsumsi Saat Sahur

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

mie-instan-kuah-doktersehat
Photo Source: Flickr/cityfoodsters

DokterSehat.Com– Saat puasa biasanya kita akan memilih menu makanan sahur yang praktis. Sayangnya, terkadang kita tidak tahu kalau makanan tersebut ternyata tergolong makanan terburuk untuk dikonsumsi saat sahur. Apa saja makanan yang harus dihindari?

Makanan yang Buruk Dikonsumsi Saat Sahur

Meski rasanya enak dan mengenyangkan, bukan berarti makanan-makanan ini cocok untuk dikonsumsi saat sahur. Berikut adalah beberapa makanan yang jangan dikonsumsi saat sahur:

  1. Mie instan

Banyak orang yang sedang bosan untuk mengonsumsi nasi saat sahur beralih ke mie instan. Makanan yang praktis untuk dibuat ini memiliki banyak varian rasa yang enak dan mengenyangkan. Masalahnya adalah sudah menjadi rahasia umum jika mie instan termasuk dalam makanan yang paling tidak baik untuk kesehatan.

Tingginya kandungan natrium di dalam mie instan bisa saja membuat tekanan darah naik, apalagi jika kita sering mengonsumsinya. Selain itu, jika kita hanya makan mie instan, kita hanya akan mengonsumsi kalori dalam jumlah yang banyak namun tidak mendapatkan asupan nutrisi lainnya seperti serat, vitamin, zat besi, mineral, dan lain-lain.

Memang, kalori bisa menjadi sumber energi, namun jika kita tidak mendapatkan nutrisi lainnya, tubuh tidak akan kuat menjalani puasa seharian.

Jika memang kita ingin mengonsumsi mie instan sesekali, boleh-boleh saja dilakukan. Hanya saja, pastikan untuk menambahkan sayur, telur, daging, dan bahan-bahan makanan sehat lainnya demi menambah asupan nutrisi yang sehat.

  1. Roti tawar

Sebenarnya, roti tawar termasuk dalam makanan yang tinggi kandungan karbohidrat yang bisa mengenyangkan tubuh. Sayangnya, kandungan karbohidrat ini adalah karbohidrat sederhana yang bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat namun kemudian bisa membuatnya turun kembali dengan cepat. Jika sampai hal ini terjadi, maka tubuh akan lebih cepat lapar dan lemas saat berpuasa.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi roti gandum yang tinggi serat sehingga bisa membuat energi tubuh bertahan lebih lama. Hanya saja, jangan lupakan asupan nutrisi lain demi membuat tubuh semakin berenergi dan sehat.

  1. Makanan cepat saji

Bagi mereka yang sibuk atau tidak menemukan tempat makan, makanan cepat saji bisa menjadi solusi untuk dijadikan santap sahur. Rasanya juga biasanya enak dan mengenyangkan. Sayangnya, makanan cepat saji cenderung tinggi kandungan lemak yang akhirnya bisa memicu datangnya masalah gangguan pencernaan.

Selain itu, kandungan lemak yang tinggi ini bisa menyebabkan datangnya masalah kolesterol tinggi. Ditambah dengan adanya kandungan natrium yang bisa menyebabkan peningkatan darah, sering mengonsumsinya tentu akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan jantung.

  1. Pizza

Rasanya yang enak bisa membuat kita ingin terus mengonsumsi pizza meski sebenarnya perut sudah kenyang. Padahal, satu potong pizza sudah memiliki kandungan kalori dan lemak yang sangat tinggi. Sebagaimana makanan cepat saji, makan pizza juga akan memicu gangguan pencernaan yang tentu akan membuat ibadah puasa menjadi terasa tidak nyaman.

  1. Sereal

Banyak orang yang makan sereal untuk sarapan sehingga berpikir jika makanan ini juga cocok untuk dikonsumsi saat sahur. Sayangnya, sereal cenderung rendah serat, tinggi gula, dan bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Beberapa jam setelah mengonsumsinya, kadar gula darah justru akan anjlok dengan drastis dan akhirnya membuat kita lebih mudah kelaparan.

Tingginya kandungan gula di dalam sereal juga berpotensi menyebabkan kenaikan kadar gula darah dan risiko diabetes yang berbahaya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Comments

Popular posts from this blog

Green Coffee untuk Diet, Benarkah Efektif?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Green coffee untuk diet? Ya, green coffee atau kopi hijau mungkin sudah tidak asing lagi bagi beberapa pelaku diet menurunkan berat badan. Mengkonsumsi green coffee dipercaya dapat menurunkan berat badan secara efektif tanpa perlu berolahraga maupun mengubah pola makan. Benarkah demikian? Lantas, apa itu green coffee atau kopi hijau? Seberapa efektif green coffee untuk diet? Green Coffee untuk Diet, Kok Bisa? Banyak dari Anda yang mungkin bingung mendengar nama kopi hijau. Memangnya ada kopi berwarna hijau? Sebenarnya, g reen coffee atau kopi hijau adalah biji kopi yang belum melalui proses pemanggangan (roasting), sehingga warnanya masih hijau alih-alih coklat kehitaman. Biji kopi yang masih ‘mentah’ atau disebut green coffee memiliki kadar asam klorogenik yang lebih tinggi daripada biji kopi yang sudah dipanggang. Hal ini tak lain karena proses pemanggangan tersebut secara otomatis m...

Analisis Sperma: Pengertian, Prosedur, Hasil

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Ketidaksuburan sering kali dikaitkan dengan wanita. Padahal dalam hal menghasilkan keturunan faktor dari pria atau kesuburan pria juga memengaruhi. Salah satu cara untuk memastikan kesuburan pria adalah dengan cara melakukan analisis sperma. Berikut adalah berbagai hal yang perlu diketahui tentang analisis sperma. Apa Itu Analisis Sperma? Analisis sperma adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk memastikan normal atau tidaknya sperma. Pemeriksaan analisis sperma umumnya dilakukan pada pria yang memiliki pasangan yang sulit untuk hamil dan merupakan bagian dari tes kesuburan. Selain itu, analisis sperma juga dapat dilakukan pada pria yang menjalani vasektomi untuk menentukan apakah operasi tersebut berhasil atau tidak. Pemeriksaan analisis sperma menggunakan sampel semen atau cairan mani. Sampel air mani akan dikumpulkan dalam sebuah wadah steril untuk kemudian diperiksa di laboratorium...

Astaxanthin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Antioksidan bisa ditemukan di dalam vitamin A (beta-karoten), vitamin C, dan vitamin E. Namun, tahukah Anda bahwa ada zat yang memiliki kekuatan antioksidan jauh lebih banyak dari zat-zat tersebut? Zat tersebut adalah Astaxanthin. Apa itu Astaxanthin? Apa saja manfaat Astaxanthin? Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat Astaxanthin termasuk informasi tentang bentuk sediaan Astaxanthin, kandungan Astaxanthin, harga Astaxanthin, manfaat Astaxanthin, indikasi Astaxanthin, kontraindikasi Astaxanthin, dosis Astaxanthin, dan efek samping Astaxanthin. Rangkuman Informasi Astaxanthin Nama Astaxanthin Golongan Obat Suplemen Bentuk Sediaan Oral (softgel dan sirup) dan topikal (krim kulit) Nama dagang Astaxanthin, Astatin, Asthin Force, Truxanthin, Renewskin, dan lainnya Harga Rp40.000-300.000 per dus (30 kapsul), Rp130.000 per botol, dan Rp180.000-250.000 per pot Manfaat Meningka...