Skip to main content

5 Cara Mengobati Sakit Gigi Tanpa Membatalkan Puasa

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

sakit-gigi-saat-puasa-doktersehat

DokterSehat.Com – Sakit gigi adalah kondisi yang tidak menyenangkan. Kondisi ini tentunya akan semakin tidak menyenangkan apabila terjadi ketika kita sedang berpuasa. Apakah cara mengatasi sakit gigi saat puasa harus membatalkan puasa? Jawabannya adalah tidak. Simak berbagai cara mengobati sakit gigi saat puasa tanpa membatalkannya berikut ini!

Cara Mengobati Sakit Gigi Saat Puasa

Sakit gigi dapat disebabkan oleh beberapa sebab mulai dari gigi berlubang, abses periapikal, infeksi pada gigi dan gusi, atau penyebab lainnya. Sakit gigi tidak dapat dianggap sepele karena terkadang rasa sakitnya cukup kuat dan dapat menghambat aktivitas sehari-hari.

Sakit gigi ketika puasa mungkin akan lebih menyiksa lagi karena ketika berpuasa, kita tidak dapat langsung mengonsumsi obat sakit gigi. Jika mengalami sakit gigi saat puasa, coba 5 cara mengobati sakit gigi saat puasa tanpa membatalkan puasa berikut ini!

1. Kompres es batu

Cara mengobati sakit gigi saat puasa yang pertama adalah dengan cara mengompres dengan es batu.

Es batu dapat ditempelkan di pipi atau langsung ditempelkan pada gigi yang sakit. Lakukan cara ini paling tidak selama 15 menit. Tujuannya adalah untuk membuat saraf gigi menjadi kebas sehingga rasa sakit tidak lagi dirasakan.

Kompres dengan es batu juga seharusnya dapat menghentikan pendarahan pada gusi jika memang terdapat pendarahan. Gunakan plastik atau handuk untuk menempatkan es batu yang digunakan untuk kompres.

2. Kumur air garam

Cara selanjutnya juga tidak kalah praktis, yaitu dengan berkumur menggunakan air garam.

Kumur air garam memang merupakan salah satu cara mengatasi sakit gigi yang banyak digunakan. Cara satu ini juga tidak perlu membatalkan puasa Anda. Air garam dipercaya dapat membantu menyingkirkan bakteri yang menjadi pemicu sakit gigi.

Campurkan setengah sendok garam dengan air hangat kemudian aduk hingga merata. Gunakan campuran tersebut untuk kumur-kumur beberapa kali. Jika ingin berkumur dengan air biasa untuk menghilangkan sensasi asinnya, berikan jeda beberapa saat.

3. Kumur cairan hydrogen peroxide

Selain berkumur dengan air garam, Anda juga bisa menjadikan hydrogen peroxide atau hidrogen peroksida sebagai pilihan.

Hidrogen peroksida adalah salah satu jenis antiseptik. Obat ini aman digunakan untuk berkumur dan umum digunakan sebagai obat pencuci mulut. Cara kerjanya kurang lebih sama seperti garam, yaitu membasmi bakteri di mulut yang menyebabkan sakit gigi.

Campurkan cairan hidrogen peroksida dengan air biasa, lalu gunakan untuk berkumur selama 30 detik hingga satu menit. Setelah selesai, kumur dengan air biasa untuk membersihkan mulut Anda.

4. Cuka apel atau cuka dapur

Cara mengobati sakit gigi saat puasa selanjutnya dapat menggunakan cuka apel atau cuka dapur.

Terdapat dua acara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi sakit gigi saat puasa dengan cuka. Cara pertama adalah dengan menempelkan cuka menggunakan kapas pada area gigi yang sakit selama beberapa saat. Setelah itu, Anda dapat berkumur dan menyikat gigi seperti biasa.

Cara kedua adalah dengan mencampurkan ½ sendok teh cuka dengan segelas air. Gunakan campuran tersebut untuk berkumur selama 30 detik. Kemudian kumur dan sikat gigi seperti biasa untuk menghilangkan bau cuka di mulut.

Cuka memiliki fungsi sama dengan garam hidrogen peroksida, sifat antibakterinya akan membantu mengatasi bakteri dalam mulut.

5. Minyak cengkeh

Minyak cengkeh menjadi salah satu obat herbal untuk sakit gigi sudah sejak lama.

Kandungan senyawa eugenol yang ada dalam minyak cengkeh dipercaya memiliki sifat antiinflamasi sehingga mampu untuk meredakan peradangan yang menyebabkan sakit pada gigi. Selain itu, cengkeh juga memiliki sifat antimikroba sehingga efektif untuk mengatasi gejala sakit gigi.

Cara mengobati sakit gigi saat puasa adalah dengan cara mengoleskan minyak cengkeh ke sebuah bola kapas. Kemudian tempelkan kapas tersebut ke bagian yang sakit sambil sedikit ditekan. Lakukan beberapa menit hingga nyeri pada gigi mulai reda.

Sebelum menggunakan minyak cengkeh, pastikan gigi sudah disikat dengan bersih dan tidak ada sisa makanan tersisa di mulut.

Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Puasa

Menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk mencegah terjadinya sakit gigi ketika puasa. Supaya puasa tetap lancar dan sakit gigi tidak terjadi, berikut adalah tips yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut selama puasa:

  • Sikat gigi secara rutin. Waktu paling ideal untuk menyikat gigi di bulan Ramadan adalah pada waktu sebelum tidur dan juga setelah sahur.
  • Gunakan dental floss atau benang pembersih gigi bila diperlukan. Menyikat gigi tidak selalu dapat menghilangkan seluruh sisa makanan. Dental floss dapat membantu membersihkan sisa makanan yang tidak terjangkau sikat.
  • Gunakan obat kumur. Obat kumur dapat membantu mencegah plak pada gigi. Anda dapat menggunakan obat kumur selama bulan puasa, namun penggunaan obat kumur jangka panjang tidak disarankan karena akan menurunkan jumlah bakteri baik juga di mulut.
  • Hindari makanan berbau menyengat seperti bawang putih dan juga makanan pedas serta berminyak. Makanan ini berpotensi meningkatkan bau mulut selama berpuasa.

Itu dia berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sakit gigi saat puasa tanpa perlu membatalkan puasa. Perlu diketahui bahwa cara-cara tersebut hanya dapat mengatasi rasa sakit pada gigi, tapi bukan menyelesaikan penyebab utama dari sakit gigi tersebut.

Apabila sakit gigi terjadi berulang, sebaiknya konsultasikan ke dokter gigi untuk mengetahui penyebab dari sakit gigi tersebut dan mendapatkan penanganan lebih lanjut. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat menjalani puasa, Teman Sehat!



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Comments

Popular posts from this blog

Green Coffee untuk Diet, Benarkah Efektif?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Green coffee untuk diet? Ya, green coffee atau kopi hijau mungkin sudah tidak asing lagi bagi beberapa pelaku diet menurunkan berat badan. Mengkonsumsi green coffee dipercaya dapat menurunkan berat badan secara efektif tanpa perlu berolahraga maupun mengubah pola makan. Benarkah demikian? Lantas, apa itu green coffee atau kopi hijau? Seberapa efektif green coffee untuk diet? Green Coffee untuk Diet, Kok Bisa? Banyak dari Anda yang mungkin bingung mendengar nama kopi hijau. Memangnya ada kopi berwarna hijau? Sebenarnya, g reen coffee atau kopi hijau adalah biji kopi yang belum melalui proses pemanggangan (roasting), sehingga warnanya masih hijau alih-alih coklat kehitaman. Biji kopi yang masih ‘mentah’ atau disebut green coffee memiliki kadar asam klorogenik yang lebih tinggi daripada biji kopi yang sudah dipanggang. Hal ini tak lain karena proses pemanggangan tersebut secara otomatis m...

Analisis Sperma: Pengertian, Prosedur, Hasil

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Ketidaksuburan sering kali dikaitkan dengan wanita. Padahal dalam hal menghasilkan keturunan faktor dari pria atau kesuburan pria juga memengaruhi. Salah satu cara untuk memastikan kesuburan pria adalah dengan cara melakukan analisis sperma. Berikut adalah berbagai hal yang perlu diketahui tentang analisis sperma. Apa Itu Analisis Sperma? Analisis sperma adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk memastikan normal atau tidaknya sperma. Pemeriksaan analisis sperma umumnya dilakukan pada pria yang memiliki pasangan yang sulit untuk hamil dan merupakan bagian dari tes kesuburan. Selain itu, analisis sperma juga dapat dilakukan pada pria yang menjalani vasektomi untuk menentukan apakah operasi tersebut berhasil atau tidak. Pemeriksaan analisis sperma menggunakan sampel semen atau cairan mani. Sampel air mani akan dikumpulkan dalam sebuah wadah steril untuk kemudian diperiksa di laboratorium...

Astaxanthin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Antioksidan bisa ditemukan di dalam vitamin A (beta-karoten), vitamin C, dan vitamin E. Namun, tahukah Anda bahwa ada zat yang memiliki kekuatan antioksidan jauh lebih banyak dari zat-zat tersebut? Zat tersebut adalah Astaxanthin. Apa itu Astaxanthin? Apa saja manfaat Astaxanthin? Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat Astaxanthin termasuk informasi tentang bentuk sediaan Astaxanthin, kandungan Astaxanthin, harga Astaxanthin, manfaat Astaxanthin, indikasi Astaxanthin, kontraindikasi Astaxanthin, dosis Astaxanthin, dan efek samping Astaxanthin. Rangkuman Informasi Astaxanthin Nama Astaxanthin Golongan Obat Suplemen Bentuk Sediaan Oral (softgel dan sirup) dan topikal (krim kulit) Nama dagang Astaxanthin, Astatin, Asthin Force, Truxanthin, Renewskin, dan lainnya Harga Rp40.000-300.000 per dus (30 kapsul), Rp130.000 per botol, dan Rp180.000-250.000 per pot Manfaat Meningka...